Rencana Indra Bekti bersama keluarga untuk tinggal di Australia harus ditunda untuk sementara waktu. Presenter tersebut sebelumnya telah melakukan survei ke sejumlah kota di Australia, termasuk Sydney dan Melbourne, sekaligus mencari sekolah yang sesuai untuk anak-anaknya. Namun, pertimbangan pendidikan serta kondisi keuangan membuat Bekti memilih tetap tinggal di Indonesia untuk saat ini.
Australia Masih Menjadi Rencana Keluarga
Keinginan Indra Bekti membawa keluarga ke Australia sebenarnya bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Bersama sang istri, Aldila Jelita, ia telah melihat langsung sejumlah pilihan tempat tinggal dan lingkungan di Melbourne serta Sydney.
Keduanya bahkan sudah mencari sekolah untuk anak-anak mereka. Salah satu pilihan yang sempat mendapat perhatian adalah sekolah muslim di Sydney. Bekti menilai lingkungan tersebut cukup menarik dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan keluarganya.
Pendidikan Anak Jadi Pertimbangan Utama
Meski sudah memiliki gambaran mengenai kehidupan di Australia, Bekti akhirnya memilih tidak terburu-buru. Salah satu pertimbangan terbesarnya adalah pendidikan anak, terutama karena putri sulungnya akan segera memasuki jenjang SMA.
Perubahan jenjang pendidikan membuat keluarga perlu mempertimbangkan kembali waktu kepindahan. Untuk sementara, Bekti memilih mencari pilihan sekolah di Indonesia terlebih dahulu agar proses pendidikan anak tetap berjalan dengan baik.
Kondisi Keuangan Turut Diperhitungkan
Selain pendidikan, kondisi keuangan keluarga menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut. Bekti mengakui bahwa rencana membawa seluruh keluarga ke Australia membutuhkan pertimbangan yang matang.
Karena itu, keluarga memilih melihat perkembangan situasi terlebih dahulu. Keputusan tersebut bukan berarti mereka menghapus rencana untuk tinggal di Australia, melainkan menunggu kondisi yang dianggap lebih memungkinkan.
Anak-Anak Sudah Terbiasa Berbahasa Inggris
Salah satu modal yang dimiliki keluarga Bekti adalah kemampuan anak-anaknya dalam menggunakan bahasa Inggris. Bekti menyebut anak-anaknya sudah terbiasa menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi itu membuat rencana pendidikan di Australia masih terbuka. Anak-anaknya juga disebut cukup antusias apabila nantinya memiliki kesempatan untuk bersekolah di Negeri Kanguru.
Harapan Mendapat Beasiswa
Penundaan kepindahan tidak membuat keluarga Bekti menutup peluang pendidikan di Australia. Justru, ia masih berharap anak-anaknya suatu hari dapat memperoleh kesempatan belajar di sana melalui beasiswa.
Pilihan tersebut dapat menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan rencana pendidikan internasional tanpa harus memaksakan kepindahan keluarga dalam waktu dekat. Bekti pun masih membuka kemungkinan kembali mempertimbangkan Australia ketika keadaan sudah lebih mendukung.
Belum Batal, Hanya Menunggu Waktu
Keputusan untuk tetap berada di Indonesia menunjukkan bahwa rencana Australia masih menjadi bagian dari pertimbangan keluarga Bekti. Untuk sekarang, prioritas mereka adalah pendidikan anak dan kestabilan kondisi keluarga.
Dengan demikian, kepindahan tersebut lebih tepat disebut ditunda daripada dibatalkan. Bekti masih menyimpan harapan agar suatu saat anak-anaknya bisa mendapatkan pengalaman pendidikan di Australia, baik melalui kepindahan keluarga maupun kesempatan beasiswa.