Vadel Badjideh Divonis 12 Tahun Penjara dalam Kasus Laura Meizani, Ini Kronologinya

0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Vadel Badjideh menjadi sorotan setelah Pengadilan Tinggi Jakarta menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dalam perkara yang melibatkan Laura Meizani, yang juga dikenal sebagai Lolly. Putusan tersebut lebih berat dibandingkan vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya yang menjatuhkan hukuman 9 tahun penjara.

Kasus tersebut bermula dari laporan yang dibuat Nikita Mirzani pada 2024. Perkara kemudian berkembang melalui proses penyelidikan dan penyidikan hingga Vadel ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum di pengadilan.

Laporan Nikita Mirzani pada 2024

Persoalan hukum Vadel Badjideh bermula ketika Nikita Mirzani melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan pada September 2024. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana terhadap anak yang melibatkan putri Nikita, Laura Meizani.

Laporan tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena melibatkan figur yang dikenal melalui media sosial. Proses hukum berjalan untuk mengumpulkan keterangan dan bukti yang diperlukan sebelum perkara masuk ke tahap selanjutnya.

Vadel Ditetapkan sebagai Tersangka

Setelah proses penyelidikan dan penyidikan berlangsung, Vadel Badjideh ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2025. Penetapan tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam perjalanan perkara.

Vadel kemudian menghadapi proses hukum atas perkara yang didakwakan kepadanya. Perjalanan kasus selanjutnya berlangsung melalui persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pengadilan Negeri Jatuhkan Vonis 9 Tahun

Pada Oktober 2025, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 9 tahun penjara kepada Vadel Badjideh. Putusan tersebut menjadi dasar bagi perkembangan hukum berikutnya dalam perkara tersebut.

Namun, proses hukum belum berhenti pada putusan tingkat pertama. Perkara kemudian berlanjut ke Pengadilan Tinggi Jakarta melalui proses banding.

Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman

Pengadilan Tinggi Jakarta kemudian mengubah putusan sebelumnya dengan menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara. Selain pidana penjara, Vadel juga dikenai denda sebesar Rp1 miliar.

Dengan putusan tersebut, hukuman yang diterima Vadel menjadi lebih berat dibandingkan vonis pada tingkat Pengadilan Negeri. Putusan banding menjadi perkembangan penting dalam perkara yang telah menyita perhatian publik tersebut.

Perkara Berkaitan dengan Laura Meizani

Nama Laura Meizani ikut menjadi perhatian karena perkara tersebut berkaitan dengan hubungan Vadel dan putri Nikita Mirzani tersebut. Kasus ini kemudian berkembang menjadi persoalan hukum yang melibatkan dugaan tindak pidana terhadap anak.

Dalam pemberitaan mengenai perkara hukum, penting untuk membedakan antara dakwaan, keterangan pihak-pihak terkait, serta fakta yang telah diputus melalui pengadilan. Putusan pengadilan menjadi bagian penting dalam menentukan status hukum seseorang dalam sebuah perkara.

Vadel Dikenal sebagai Kreator TikTok

Sebelum perkara hukum tersebut menjadi perhatian luas, Vadel Badjideh dikenal sebagai kreator konten TikTok dan penari hip-hop. Ia juga pernah tampil bersama saudaranya dalam kelompok tari yang dikenal dengan nama VLADD.

Popularitasnya di media sosial membuat perkembangan kasus hukum tersebut mendapat perhatian besar dari warganet. Informasi mengenai proses persidangan pun ikut menjadi bahan pembicaraan di berbagai platform digital.

Perjalanan Kasus Berlangsung Lebih dari Setahun

Jika ditarik dari laporan pada September 2024 hingga putusan Pengadilan Tinggi pada 2025, perkara tersebut melewati sejumlah tahapan hukum. Mulai dari laporan kepolisian, penyelidikan, penetapan tersangka, persidangan tingkat pertama, hingga proses banding.

Rentang proses tersebut menunjukkan bahwa perkara hukum membutuhkan tahapan sebelum menghasilkan putusan. Setiap tahap memiliki mekanisme tersendiri dan memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk menyampaikan keterangan serta pembelaannya.

Putusan Pengadilan Jadi Perkembangan Terbaru

Vonis 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dari Pengadilan Tinggi Jakarta menjadi salah satu perkembangan utama dalam kasus Vadel Badjideh. Putusan tersebut sekaligus memperberat hukuman dari tingkat pengadilan sebelumnya.

Kasus ini memperlihatkan bagaimana persoalan yang awalnya ramai di media sosial kemudian berkembang menjadi proses hukum formal. Perkembangan selanjutnya tetap bergantung pada proses hukum yang tersedia bagi pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor