Rafaella Cabral, influencer asal Brasil, tewas ditembak di sebuah klub di Teresina, negara bagian Piauí, pada Minggu, 20 September 2026. Kabar kematiannya menjadi perhatian karena Rafaella cukup aktif membagikan kehidupan sehari-hari melalui media sosial. Ia dikenal lewat konten tentang aktivitas pribadi, olahraga, serta perannya sebagai ibu dua anak.
Rafaella juga memiliki sejumlah aktivitas di luar media sosial. Ia bekerja sebagai terapis pijat, mengajar kitesurf, dan sedang menempuh pendidikan hukum. Di Instagram, ia memiliki ribuan pengikut dan kerap membagikan foto maupun kegiatan yang dijalani sehari-hari.
Rafaella Cabral Ditembak di Klub
Penembakan terjadi di Clube dos Engenheiros yang berada di kawasan Zona Leste Teresina. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada polisi, Rafaella sedang berada bersama sejumlah orang ketika ia meninggalkan area untuk mengambil sesuatu dari mobil. Tidak lama kemudian, terdengar suara tembakan dan Rafaella ditemukan sudah tergeletak.
Petugas kepolisian dan tim forensik kemudian datang ke lokasi. Jenazah dibawa ke Institut Kedokteran Forensik atau IML Teresina untuk pemeriksaan sebelum diserahkan kepada keluarga. Pada 21 September, pihak keluarga telah menyelesaikan proses untuk membawa jenazah Rafaella.
Dikenal Lewat Konten Kehidupan Sehari-hari
Rafaella menggunakan media sosial untuk membagikan berbagai bagian dari kehidupannya. Kontennya mencakup aktivitas pribadi, olahraga, foto, serta momen bersama anak-anaknya. Ia juga dikenal memiliki kemampuan dalam olahraga jiu-jitsu dan aktif sebagai instruktur kitesurf.
Profil tersebut membuat Rafaella dikenal bukan hanya sebagai influencer. Ia menjalani beberapa kegiatan sekaligus, termasuk menjadi terapis pijat dan mahasiswa hukum. Akun Instagramnya diikuti lebih dari 8.000 orang menurut laporan media lokal, sementara PEOPLE menyebut jumlah pengikutnya telah melewati 10.000.
Unggahan Terakhir Rafaella
Sebelum meninggal, Rafaella masih aktif menggunakan Instagram. PEOPLE melaporkan bahwa unggahan terakhirnya dibuat pada 18 September, dua hari sebelum penembakan. Ia membagikan sejumlah foto selfie di depan cermin dengan keterangan bertanda pagar “#reggae”.
Setelah kabar kematiannya muncul, kolom komentar pada unggahan tersebut dipenuhi pesan dari pengikut dan orang-orang yang mengenalnya. Sejumlah pengguna menyampaikan belasungkawa dan mengenang Rafaella melalui komentar di akun media sosialnya.
Polisi Masih Menyelidiki Motif
Polisi Brasil masih menyelidiki kasus penembakan tersebut. Departamento de Homicídio e Proteção à Pessoa atau DHPP Teresina menangani penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motif di balik pembunuhan. Hingga laporan terbaru, belum ada kesimpulan resmi mengenai alasan Rafaella menjadi sasaran penembakan.
Media lokal juga melaporkan bahwa polisi sedang memeriksa berbagai informasi yang berkaitan dengan aktivitas Rafaella sebelum kejadian. Beberapa laporan menyebut adanya dugaan ancaman dan persoalan terkait hubungan pribadi, tetapi informasi tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan dan belum dapat dipastikan sebagai motif pembunuhan.
Polisi Periksa Berbagai Kemungkinan
Kasus ini juga mendapat perhatian setelah aparat menyebut Rafaella sebelumnya pernah berada dalam penyelidikan terkait kepemilikan senjata api secara ilegal dan dugaan hubungan dengan organisasi kriminal. Namun, informasi tersebut tidak berarti telah membuktikan adanya hubungan antara perkara sebelumnya dan kematiannya. Polisi masih harus memastikan kaitannya melalui penyelidikan.
Penyidik diperkirakan akan mengandalkan keterangan saksi, pemeriksaan lokasi, serta informasi lain yang dapat membantu menyusun kronologi. Sampai saat ini, pihak berwenang belum mengumumkan tersangka maupun memastikan motif pembunuhan.