Nama Na Daehoon kembali menjadi perhatian setelah perseteruannya dengan Safrie Ramadhan menyeret persoalan anak ke media sosial. Konflik tersebut juga kembali menghubungkan Daehoon dengan mantan istrinya, Julia Prastini atau Jule.
Perselisihan mencuat setelah Safrie mengunggah konten yang menampilkan dirinya bersama anak-anak Daehoon dan Jule. Keterangan dalam unggahan tersebut kemudian dipermasalahkan Daehoon karena dinilai tidak pantas melibatkan anak-anak.
Persoalan Berawal dari Unggahan di Media Sosial
Polemik bermula pada akhir April 2026. Safrie diketahui mengunggah sejumlah konten yang memperlihatkan kebersamaannya dengan anak-anak Jule dan Daehoon.
Salah satu keterangan dalam unggahan tersebut dianggap bernada candaan yang sensitif. Daehoon kemudian mengunggah ulang tangkapan layar konten itu melalui Instagram Story dan menyampaikan keberatannya secara terbuka.
Daehoon Keberatan Anak Dibawa ke Konflik
Daehoon menilai anak-anaknya tidak seharusnya dijadikan bagian dari persoalan orang dewasa. Ia kemudian menyampaikan teguran melalui media sosial.
Dalam pernyataannya, Daehoon menegaskan bahwa anak-anak bukan bahan candaan. Reaksi tersebut menjadi salah satu titik yang membuat persoalan antara dirinya, Jule, dan Safrie kembali mendapat perhatian publik.
Hubungan Daehoon dan Jule Sudah Berakhir
Daehoon dan Julia Prastini sebelumnya menjalani rumah tangga dan memiliki tiga anak. Keduanya kemudian resmi bercerai pada akhir 2025 setelah proses hukum di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Setelah perceraian, persoalan mengenai hubungan orang tua dan anak tetap menjadi perhatian. Detik.com melaporkan bahwa hak asuh ketiga anak berada pada Daehoon berdasarkan putusan perceraian.
Safrie Kemudian Menyampaikan Permintaan Maaf
Persoalan tersebut tidak berhenti pada unggahan Daehoon. Beberapa hari kemudian, Safrie menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.
Safrie mengakui bahwa tindakannya tidak dapat dibenarkan. Ia juga meminta maaf kepada Daehoon dan keluarganya serta menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Perseteruan Kembali Menjadi Perhatian
Munculnya konflik baru membuat hubungan antara Daehoon dan Jule kembali menjadi bahan pembicaraan. Sebelumnya, keduanya juga sempat menjadi sorotan setelah proses perceraian mereka berlangsung.
Kehadiran Safrie dalam persoalan tersebut membuat isu keluarga kembali masuk ke ruang publik. Apalagi, beberapa pernyataan disampaikan melalui media sosial sehingga dapat dengan cepat menyebar dan menjadi bahan pembahasan warganet.
Anak Menjadi Bagian yang Paling Sensitif
Persoalan ini juga memperlihatkan bagaimana kehidupan keluarga figur publik dapat menjadi perhatian ketika dibagikan melalui platform digital. Konten yang melibatkan anak dapat menimbulkan respons berbeda ketika dilihat oleh masyarakat luas.
Daehoon sendiri menjadikan perlindungan anak sebagai alasan utama keberatannya. Ia meminta agar persoalan antara orang dewasa tidak menyeret anak-anak ke dalam perdebatan di media sosial.
Daehoon Sempat Membatasi Pertemuan dengan Jule
Setelah polemik tersebut, Daehoon juga diberitakan mengambil sikap lebih tegas mengenai pertemuan Jule dengan anak-anak. Beberapa laporan menyebut ia membatasi akses tersebut setelah munculnya unggahan Safrie.
Namun, perkembangan mengenai hubungan antara Daehoon, Jule, dan anak-anak perlu dilihat berdasarkan pernyataan masing-masing pihak. Informasi dari unggahan media sosial juga sebaiknya tidak dilepaskan dari konteks keseluruhan persoalan.
Media Sosial Membuat Konflik Cepat Menyebar
Perseteruan ini menjadi contoh bagaimana konflik pribadi dapat berubah menjadi konsumsi publik ketika melibatkan figur yang aktif di media sosial. Satu unggahan dapat dengan cepat diunggah ulang, dikomentari, dan diberitakan oleh berbagai media.
Di sisi lain, penyebaran konten juga membuat persoalan keluarga semakin sulit dipisahkan dari perhatian publik. Karena itu, setiap pernyataan yang berkaitan dengan anak menjadi isu yang lebih sensitif.
Persoalan Berlanjut dengan Perhatian Publik
Na Daehoon, Julia Prastini, dan Safrie Ramadhan kini kembali menjadi perhatian setelah persoalan mengenai unggahan yang melibatkan anak-anak tersebut. Safrie telah menyampaikan permintaan maaf, sementara Daehoon sebelumnya menyatakan keberatannya secara terbuka.
Peristiwa tersebut kembali memperlihatkan bagaimana dinamika hubungan setelah perceraian dapat menjadi sorotan ketika terjadi di ruang digital. Bagi publik, perkembangan selanjutnya masih bergantung pada pernyataan dan langkah masing-masing pihak.